Kamis, 29 Juli 2021

 

 MENELAAH STRUKTUR DAN KEBAHASAAN 
TEKS BERITA 
Oleh:
Wahjuni Agustina, S.Pd


1. Menelaah Struktur Teks Berita

Secara umum teks berita memiliki struktur sebagai berikut.

  • Kepala berita (headline), yaitu judul berita utama yang biasanya ditulis besar-besar.
  • Teras berita (lead), yaitu satu pembuka paragraf yang memuat intisari berita yang paling menarik (berisi beberapa point dari unsur 5W+1H).
  • Tubuh berita (body), yaitu bagian isi uraian lengkap yang menjelaskan seluruh unsur-unsur teks berita (5W+1H).
  • Kaki berita (leg), yaitu bagian penutup dalam teks berita yang berupa simpulan dari isi teks berita.

Langkah-Langkah Menelaah Teks Berita

1. Carilah satu contoh teks berita bisa kalian lihat di surat kabar, majalah, koran, dan sebagainya.

2. Tuliskan kembali teks berita tersebut ke dalam buku catatan kalian.

3. Setelah kalian selesai menyalin teks berita yang kalian telah temukan tadi, langkah selanjutnya adalah tentukan struktur teksnya yang terdiri dari kepala, teras, tubuh, dan kaki berita.

4. Setelah itu suntinglah pekerjaan kalian dengan melihat kesalahan ejaan dan tanda bacanya.

5. Jika kalian menemukan kesalah-kesalahan tentang penggunaan ejaan dan tanda baca, maka segera perbaiki agar teks berita kalian lebih baik.

6. Untuk membantu kalian dalam memahami langkah-langkah dan contoh hasil telaah struktur teks berita. Silakan kalian simak contohnya berikut ini.

 Contoh Headline berita

Pemetaan di Zona Merah

 Contoh Lead berita

 Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas sistem belajar saat siswa sudah masuk sekolah tapi masih masa wabah Corona (Covid-19). Anies meminta ada peta sebaran sekolah daerah yang rawan penyebaran atau sudah banyak kasus positif Corona.

 Contoh Body berita

 Direncanakan, siswa sekolah akan mulai masuk pada 13 Juli 2020. Ada beberapa alternatif kebijakan yang sudah disiapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

 Alternatif pertama sebagian sekolah, semua siswa belajar di sekolah. Atau sebagian sekolah, sebagian siswa belajar di sekolah. Atau semua sekolah sebagian siswa belajar di sekolah," kata Anies dalam rapat persiapan PPBD, seperti dilihat di YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (15/5/2020).

 Menurut Anies, tiga alternatif itu bisa dilakukan. Namun, harus melihat kondisi persebaran Corona di lingkungan sekolah.

 Contoh Leg berita

 Jadi, sebaiknya ini mencerminkan, terutama untuk SD, mungkin kita harus lihat peta lokasi sekolah dengan sebaran COVID. Jadi, data sekolah di masukkan di dalam sistem aplikasi kita untuk kemudian sekolah bisa ketahui seberapa risiko di wilayahnya," ucap Anies.

Dengan struktur penyajian informasi seperti itu, segi kepentingan suatu informasi semakin ke bawah semakin berkurang. Sebaliknya, informasi yang paling penting terletak pada bagian atas. Oleh karena itu, jika kita tidak cukup waktu untuk mendengarkan keseluruhan informasi, dengan hanya memperhatikan bagian awalnya, kita telah cukup mendapatkan informasi pokok yang merangkum keseluruhan isi berita.

Keenam pertanyaan itu (ADIKSIMBA) lazim ditempatkan di bagian awal pemberitaan yang kemudian sering disebut sebagai unsur-unsur berita. Bagian ini disimpan pada bagian kepala berita (lead) dan tubuh berita. Adapun susunan dari unsur-unsur berita itu bisa variatif, misalnya ada yang didahului dengan penyajian “apa”, ada pula yang diawali dengan “kapan”. Pertanyaan “bagaimana” biasanya ditempatkan pada bagian badan berita. Informasi yang kurang penting yang lazim disebut pula uraian atau ekor berita. Bagian ekor berada setelah kepala atau tubuh berita.

2. Menelaah Kaidah Kebahasaan Teks Berita

 Teks berita memiliki beberapa ciri kebahasaan khusus yang membedakannya dengan jenis teks yang lain. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri kebahasaan teks berita.

a. Menggunakan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Kalimat langsung adalah jenis kalimat dari sebuah hasil kutipan langsung dari pernyataan seseorang atau pembicaraan seseorang secara langsung. Kutipannya diambi sama persis dengan yang diucapkan oleh orang lain tanpa ada penambahan ataupun pengurangan kata. Kalimat tersebut diambil dari percakapan orang lain yang didengar secara langsung. Ciri-ciri kalimat langsung adalah sebagai berikut.

Ditandai dengan tanda petik di awal dan di akhir kalimat.

Huruf pertama dalam kalimat langsung menggunakan huruf kapital.

Menggunakan tanda petik dengan kalimat pengiringnya dipisahkan dengan menggunakan tanda baca koma (,).

Menggunakan tanda baca titik dua (:) pada bagian awal depan kalimat langsung jika kalimat itu kalimat langsung berurutan.

Membacanya harus dengan menggunakan nada ditekan.

Cara Menulis Kalimat Langsung. Dalam bagian kalimat petikan harus diapit menggunakan tanda petik dua (") bukan tanda petik satu ('). Di dalam penggunaan tanda petik pada bagian penutup digunakan setelah tanda baca yang mengakhiri kalimat langsung tersebut. Perhatikan contoh penulisan kalimat langsung di bawah ini.

"Paman menyuruh, "belikan kopi di warung."

"Kalian memang anak yang baik." kata ibu kepada kami.

"Masuk ke dalam rumah jangan dorong-dorongan" kata ayah kepada kami.

b. Menggunakan Kata Kerja Mental

 Kata kerja mental merupakan kata kerja yang menerangkan aktivitas mengindrai, berpikir, atau merasa. Untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat penjelasannya di bawah ini..

Pemerintah harus melihat kondisi ekonomi masyarakat Indonesia secar real. (Kata melihat dalam kalimat ini menunjukkan proses mengindrai dengan indra penglihatan).

Saya mengerti bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini dipengaruhi oleh merosotnya nilai tukar rupiah. (Kata mengerti menunjukkan aktivitas proses memahami atau berpikir).

Masyarakat Indonesia khawatir dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. (Kata khawatir dalam kalimat ini menunjukkan proses merasa).

c. Menggunakan Konjungsi Temporal

 Konjungsi temporal merupakan kata penghubung yang memperlihatkan urutan waktu. Teks berita wajib menggunakan kata-kata penghubung ini dikarenakan waktu merupakan unsur utamanya. Berikut ini adalah beberapa contoh kata konjungsi temporal yang sering digunakan atau kalian temukan dalam sebuah teks berita. Berikut ini adalah beberapa contoh kata penghubung yaitu, sedari, sebelum, sambil, ketika, sebelumnya, setelah itu, selanjutnya, sesudahnya, kemudian, lalu, tatkala, sesudah, setelah, waktu, seraya, sementara, semenjak, selama, sejak.

 d. Menggunakan Keterangan Waktu

 Kata ini menjelaskan waktu ketika suatu peristiwa terjadi. Beberapa keterangan waktu yang sering muncul dalam teks berita, yaitu kemarin, biasanya, pernah, sering, sejak, sementara, dahulu, keesokan harinya, tadi, terkadang, sekarang, dan selalu.

 e. Menggunakan Bahasa Baku

 Bahasa yang digunakan dalam sebuah teks berita yang baik adalah menggunakan bahasa yang baku dan sesuai dengan standar bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan karena kebanyakan yang membaca teks berita bersifat umum dan berasal dari berbagai kalangan. Untuk menjembatani pemahaman khalayak dari berbagai kalangan itu, bahasa baku wajib digunakan dalam penulisan teks berita tersebut.

 

Selasa, 26 Januari 2021

 MENELAAH STRUKTUR DAN KEBAHASAAN PADA PUISI RAKYAT

Oleh

 WAHJUNI AGUSTINA, S.Pd




KD : 3 14 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat pantun syair dan bentuk puisi rakyat setempat yang dibaca dan didengar.

Memahami pengertian, ciri dan jenisnya saja tidak cukup untuk mengapresiasi nilai luhur dari puisi rakyat. Untuk mengapresiasinya secara menyeluruh, maka rasanya sayang jika kita tidak mewarisi nilai luhur dan mengkreasikan puisi rakyat tersebut.

Untuk mampu mengkreasikan puisi rakyat, kita harus memahami struktur dan kebahasaan pada puisi rakyat itu sendiri. Karena, jenisnya sendiri sangatlah banyak, oleh karena itu kita harus mampu memahami bagian-bagian pembentuknya secara mendasar melalui struktur dan kaidah kebahasaannya.

 

v  Struktur Puisi Rakyat

Seperti cirinya, struktur dari puisi rakyat juga tergantung dari jenis bahkan tergantung karyanya. Berikut adalah beberapa contoh puisi rakyat berdasarkan jenisnya dan dilengkapi struktur dan kaidah kebahasaannya.

1. Menelaah Pantun

ü  Contoh pantun.

Ambillah kapas menjadi benang

Ambillah benang menjadi kain

Kalau kamu ingin dikenang

Berbuat baiklah dengan orang lain

 

ü  Struktur Pantun

Larik Sampiran, terdiri dari dua larik yang merupakan pembukaan yang memiliki persamaan bunyi a-b dan tidak berhubungan dengan isi.

Larik Isi, merupakan dua larik yang berisi pepatah atau nasihat dari pantun yang memilik persamaan bunyi a-b pula.

Kaidah Kebahasaan Pantun

Menggunakan kalimat perintah.

Larik sampiran merupakan kalimat yang dapat berdiri sendiri.

Memiliki kalimat saran dengan pola hubungan syarat (kalau).

Dua larik isi berupa satu kalimat majemuk (tidak dapat berdiri sendiri).

2.  Menelaah Gruindam

ü  Contoh Gurindam

Apabila kelakuan baik berbudi

Hidup menjadi indah tak akan merugi

 

Dengan orang tua jangan pernah melawan

Kalau tidak mau hidup Berantakan

 

Jagalah hati jagalah lisan

Agar kau tidak hidup dalam penyesalan

 

Sayangilah orang tua dengan sepenuh hati

Itulah cara menunjukan bakti

 

Belajar janganlah ditunda-tunda

Karena kamu tidak akan kembali muda

 

Jika kamu terus menunda

Hilanglah sudah kesempatan berharga

 

Masa lalu biarlah berlalu

Masa depan teruslah kau pacu

 

Lestarikan alam kita

sebelum alam menjadi murka

 

 

 

ü  Struktur Gurindam

Struktur penyajian gurindam terdiri dari dua larik yang merupakan larik isi yang berhubungan. Larik pertama merupakan syarat untuk mendapatkan larik dua yang merupakna isi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur gurindam adalah sebagai berikut.

·                     Larik Syarat

·                     Larik Isi

 

ü  Kebahasaan Gurindam

Menggunakan kalimat dengan pola hubungan syarat.

Berisi nasihat yang disampaikan oleh syarat dan dampak yang akan diberikan.

Setiap pasang larik merupakan kalimat majemuk.

 

3. Menelaah  Syair

ü  Contoh Puisi Rakyat Syair

Perteguh jua alat perahumu

Hasilkan bekal air dan kayu

Dayung pengayuh taruh di situ

Supaya laju perahumu itu

Wahai muda, kenali dirimu

Ialah perahu tamsil hidupmu

Tiadalah berapa lama hidupmu

Ke akhirat jua kekal hidupmu

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli insan

 

ü  Struktur Syair

Struktur penyajian syair adalah satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima yang digunakan dalam setiap baris adalah sama, yakni a-a-a-a. Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-bait yang lain.

 

ü  Kaidah Kebahasaan Syair

Menggunakan kalimat untuk menyapa (kata seru: Hai, Wahai, dsb).

Kalimat perintah terhadap yang dinasihati (pembaca).

Memakai kalimat sebab-akibat yang akan ditemui jika melakukan apa yang diperintahkan pada larik sebelumnya.

Pilihan kata yang digunakan merupakan kata bersifat simbolik dan ungkapan lama.

Pemilihan kata sangat indah dengan makna yang dalam.

Rabu, 20 Januari 2021

PUISI RAKYAT MATERI KELAS 7

 

Menyimpulkan Isi Puisi Rakyat : Pantun, Syair, Gurindam yang Tepat





Kompetensi keterampilan 4.13 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis dan lisan. 

A. Menyimpulkan Isi Puisi Rakyat

Puisi rakyat (puisi lama) merupakan jenis puisi yang berkembang pada kehidupan masyarakat sehari-hari sebagai suatu tradisi masyarakat setempat.

Puisi itu tersebar secara lisan.Pada umumnya, bentuknya bersifat baku atau terikat oleh berbagai ketentuan, seperti banyaknya larik setiap bait, banyaknya suku kata pada setiap larik, ataupun pola rimanya.

Puisi-puisi itu digunakan dalam upacara-upacara adat mungkin pula di dalam pergaulan sehari-hari. Contoh puisi rakyat: pantun, syair, dan gurindam

1. Menyimpulkan Isi Pantun

Pantun adalah jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris. Fungsi pantun sama, yaitu untuk mendidik sambil menghibur.

Melalui pantun, kita menghibur orang dengan permainan bunyi bahasa, menyindir (menegur bahwa sesuatu itu kurang baik) secara tidak langsung, atau memberi nasihat.

Isi Pantun terletak pada baris ketiga dan keempat. Oleh karena itu, simpulan yang dibuat harus berdasaarkan isi yang terletakpada baris 3 dan 4.

2. Menyimpulkan Isi Syair

Isi syair terletak pada semua baris berupa kisah atau cerita. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan. Bahkan kiasan itu merupakan kunci utamadalam syair. Jadi, untuk menyimpulkan isi syair harus berdasarkan pada semua larik.

Macam-macam Syair antara lain syair Agama.  Hal ini muncul seiring dengan masuknya ajaran agama Islam ke Indonesia. Selanjutnya adalah Syair Kiasan. Syair ini syarat dengan kiasan dan bermaksud mengiaskan sesuatu hal.

Macam syair lainnya adalah syair Panji, romantik, sejarah, kehidupan, dan syair persahabatan. Ada juga macam syair berisi humor yang disebut dengan syair Jenaka.

3. Menyimpulkan Isi Gurindam

Gurindam sarat dengan agama dan moral. Tak dimungkiri bahwa gurindam bagi orang dulu sangat penting dan dijadikan norma dalam kehidupan.

Di dalam gurindam terdapat dua baris, baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian. Baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama.

Isi atau maksud gurindam terdapat pada baris kedua. Dan isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata Mutiara. Oleh karena itu, fokuskan pada baris kedua jika kita akan menyimpulkan gurindam.

B. Contoh

  1. Contoh Menyimpulkan Isi Pantun
NoPantunSimpulan Isi
1Ibu pergi membeli baju

Baju dibungkus lalu dibayar

Janganlah engkau kepala batu

Nasihat ibu harus didengar

Patuhi nasihat Ibu agar kita menjadi anak yang baik tidak sombong.

 

2Air surut memungut bayam

Sayur diisi ke dalam kantung

Jangan diikuti tabiat ayam

Bertelur sebiji riuh sekampung

Kita dilarang mengikuti watak ayam yang selalu berbuat heboh saat berbuat kebaikannyawalau hanya tidak seberapa.
3Baik bergalas baik tidak

Buli-buli bertali benang

Baik berbalas baik tidak

Asal budi sama dikenang

Kita diminta selalu berbuat baik dan tidak perlu mengharapkan balasan karena perbuatan itu akan tetap dikenang orang.

 

4Biarlah orang bertanam buluh

Mari kita bertanam padi

Biarlah orang bertanam musuh

Mari kita bertanam budi

Permusuhan akan terjadi kalau tidak pandai menanam kebaikan.
5Pergi ke pasar beli pepaya

Pepaya dimakan tinggal bijinya

Kalau kalian hendak bahagia

Usaha dan doa adalah kuncinya

Kita harus berusaha dan berdoa untuk mencapai kebahagian.
6Pergi berkebun petik alpukat

Alpukat dimakan sambil berdiri

Nona datang kian mendekat

Bersuara besar bikin aku lari

Humor adaa seorang nona bersuara laki-laki membuat ketakutan
7Manis madu semanis gula

Madu dimakan enak rasanya

Seribu pulau seribu budaya

Jadi kebanggaan Indonesia

Kita hendaknya berbangga dengan keberagaman pulau dan budaya.
8Semakin gelap ketika malam

Tanpa selimut kedinginan

Air beriak tanda tak dalam

Air tenang menghanyutkan

Jangan banyak berbicara karena menandakan ilmunya rendah, tetapi menjadi pendiam malah ilmunya tinggi.
9Sepohon kayu daunnya rimbun

Lebat bunganya serta buahnya

Walaupun hidup seribu tahun

Bila tak sembahyang apa gunanya

Kita harus menjalankan perintah agama agar hidup lebih berguna
10Masuk acara memakai batik

Dengar nyanyian alunan gitar

Datang padaku wanita cantik

Mata terpana hati tergetar

Seseorang yang jatuh cinta melihat wanita cantik.

2. Contoh Menyimpulkan Isi Syair
NoSyairSimpulan Syair
1.
Pada zaman dahulu kala

Tersebutlah sebuah cerita

Sebuah negeri yang aman sentosa

Dipimpin sang raja nan bijaksana

Negeri bernama Pasir Luhur

Tanahnya luas lagi subur

Rakyat teratur hidupnya makmur

Rukun raharja tiada terukur

Raja bernama Darmalaksana

Tampan rupawan elok parasnya

Adil dan jujur penuh wibawa

Gagah perkasa tiada tandingnya.

Hidup di dalam bermasyarakat itu hendaknya selalu rukun dan damai di bawah kepemimpinan raja yang adil.

2.
Orang kaya jangan suka menghina

Karena kaya miskin sama saja

Tiada manusia yang hina

Karena hidup itu layaknya roda

Jika berteman jangan bergaduh

Tak ada gunanya bila bermusuh

Jangan pula bersikap angkuh

Karena tersisih membuah hidup keruh

Walau kamu sudah besar

Jangan bertutur kata dengan kasar

Jadilah pribadi yang sabar

Agar tetangga tak jadi gusar

Jika diri terus ikuti syahwat

Hidup bisa jadi lebih berat

Jiwa bisa jadi tak terawat

Hati juga bisa rusak berkarat

Yang kaya harusnya keluarkan sedekah

Pandang orang yang posisinya di bawah

Jangan arahkan kepala menengadah

Agar diri tak tergoda untuk bermewah

Manusia hendaknya menyadari bahwa kehidupan itu berubah-ubah.

Jangan bertengkar, bermusuh, angkuh, kasar, emosional karena akan membuat hidup tidak nyaman.

Baiknya bersedekah mengasihi yang tidak punya dan tidak hidup berfoya-foya.

3.
Hai sahabat ayo diingat

Kita bersua hanya tuk sesaat

Tapi kau akan tetap ku ingat

Dalam hati dengan amat sangat

Bila lain waktu kita bertemu

Dan kau telah bersama kawan baru

Janganlah lupakan aku

Tetap kenang masa lalu

Andai saja engkau tahu

Engkau layaknya bayanganku

Menemaniku tiap waktu

Baik dalam senang maupun susahku

 

Sahabat sejati itu abadi

Tak perlu lagi aku cari

Andai kita tak bersua lagi

Alangkah hancurnya hati ini

Tak hanya suka mari berbagi duri

Aku siap ada di sisi

Tak perlu ragu lagi untuk datangi

Mari bersama bahagiakan hati

Mengingatkan sahabat sejati itu selalu mengingat dan mengenangnya kapanpun waktunya dalam suka maupun duka.

3. Contoh Menyimpulkan Isi Gurindam
NoGurindamSimpulan Gurindam
1.Jikahendak mengenal orang yang berilmu

Bertanya dan belajar tiada jemu.

Kita haruslah rajin bertanya kepada orang pandai dan berwawasan jika ingin pintar
2.Jika hendak mengenal orang mulia,

lihatlah kepada kelakuan dia.

Hendaklah kita melihat tingkah laku seseorang untuk mengenal kebaikannya.
3.Jika hendak mengenal orang yang berakal,

di dalam dunia mengambil bekal

Kita diminta melihat cara orang mencari harta untuk mengenal orang berakal atau pintar.
4.Jika kamu mengamalkan Al-Qur’an

Maka hidup penuh kebahagiaan

Kita harus mengamalkan Agama agar berbahagia.
5.Untuk orang yang suka bersandiwara

Jalan hidupnya akan menyiksa

Kita tidak boleh berpura-pura karena akan menyiksa diri
6.Rajin belajarlah di usia muda

Jangan pernah kamu menunda-nunda

Belajarlah di usia muda dan tidak menunda-nunda
7.Pikir dulu sebelum berkata

Agar tidak melukai sesama

Hendaknya kita berhati-hati berbicara agar tidak menyakiti orang lain.
8.Manusia yang tidak paham rukun Islam

Sudah jelas hidupnya akan kelam

Pahami rukun Islam agar hidup kita bermasa depan cerah
9.Mimpi jangan hanya dibayangkan

Mimpi harus bisa diwujudkan

Keinginan harus diwujudkan bukan untuk dibayangkan.
10.
Bila kamu malas belajar

Cita-cita tidak akan bisa dikejar

Kita harus rajin belajar agar cita-cita tercapai.

Demikianlah pembahasan mengenai menyimpulkan Isi Puisi Rakyat : Pantun, Syair, Gurindam yang Tepat. Semoga bermanfaat.

SELANJUTNYA SEBAGAI LATIHAN,

1.     KERJAKAN HALAMAN 175-178 BUKU PAKET BAHASA INDONESIA.

2.     KERJAKAN DI BUKU TULIS, FOTO YANG JELAS HASIL PEKERJAAN KALIAN KEMUDIAN KIRIM DI WA ATAU DI GC, LEBIH BAIK DI GC KARENA KALIAN BISA MELIHAT NILAINYA LANGSUNG.


Rabu, 25 November 2020

PUISI YUNA

 

PRASANGKA

haruskah seperti ini

rasa tak nyaman menyelimuti

saat kau hadirkan kisah

penuh dengan goresan

yang tak mampu kupahami

Rabu, 04 November 2020

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS 7

 MENELAAH STRUKTUR DAN KEBAHASAAN 

TEKS PROSEDUR



Struktur teks adalah bagian-bagian sebuah teks yang mencirikan suatu teks. Bagian-bagian itu menjabarkan ciri bagain awal, inti, dan penutup teks dalam fungsi komunikasi tertentu. Pada bagian ini akan dipelajari secara rinci bagian-bagian/ struktur teks prosedur, membedakan jenis teks prosedur, menelaah penggunaan bahasa dalam teks prosedur. Kegiatan ini sebagai bekal untuk dapat menghasilkan teks prosedur yang baik. Selain itu, pada kegiatan ini juga akan berlatih melengkapi dengan pilihan kata yang tepat, memperbaiki penggunaan bahasa/ tanda baca ejaan, dan mengubah kalimat sehingga menjadi teks prosedur yang baik.


1. Struktur Teks Prosedur
Secara umum struktur teks prosedur terdiri dari empat bagian yaitu pendahuluan, alat dan bahan, langkah-langkah dan penutup.

a. Bagian Pendahuluan (Pernyataan tujuan)
Bagian ini menyebutkan apa yang dibuat atau dilakukan. Pada bagian ini penulis mencoba menangkap minat pembaca pada produk atau kegiatan yang akan dibuat panduannya, dengan menggunakan pilihan kata yang mampu menarik perhatian dan hindari ungkapan negatif seperti “susah dilaksanakan” atau “akan memakan waktu lama”). Pilihan kata yang dapat menarik perhatian dicontohkan berikut.
  1. Mudah dibuat atau dilakukan
  2. Cepat
  3. Bermanfaat
  4. Indah
  5. Murah
  6. Lezat, bergizi (untuk makanan)
  7. Banyak hal yang menyenangkan
  8. Menyehatkan
  9. Memuaskan
b. Alat dan bahan yang digunakan
Teks prosedur cara membuat sesuatu diperlukan alat dan bahan. Misalnya resep makanan, membuat hiasan, atau membuat yang lain. Alat dan bahan dirinci sampai ukuran yang akurat karena untuk menghasilkan produk yang baik.

c. Langkah-langkah
Langkah-langkah dalam teks prosedur merupakan inti dari tujuan teks prosedur. Langkah-langkah berisi tahapa-tahap kegiatan/ urutan kronologis (termasuk hal yang perlu diperhatikan; jika panduan untuk permainan, berikan aturan permainannya).

Bentuk Penyajian Langkah
Langkah dalam teks prosedur bisa disajikan dalam dua bentuk
  1. Dalam bentuk uraian paragraf menggunakan kata .. pertama, ...., kedua, ketiga ...., dan
  2. Dalam bentuk penomoran pada setiap langkah dengan urutan ke bawah.

Penggunaan kata penghubung pada langkah
  1. Menyatakan waktu : kemudian, ketika, sebelum, sementara, sesudah itu
  2. Menyatakan tujuan : supaya, untuk, agar (untuk mencapai hasil terbaik panggang dengan api kecil seitar 10 menit.
  3. Menyatakan urutan: pertama, kedua, ketiga
Penggunaan Kalimat Perintah, Saran, Larangan, dalam Langkah-langkah
  1. Perintah: lakukan ini, lakukan itu
  2. Dengan saran: untuk mencapai hasil terbaik sebaiknya lakukan ini
  3. Peringatan: hindari, jangan lakukan
  4. Konjungsi (kata sambung) urutan -langkah-langkah: Pertama, kedua, kemudian, berikutnya, setelah ini, setelah melakukan ini
  5. Untuk memberi batasan digunakan konjungsi (sampai, hingga, dengan diaduk terus)
  6. Terdapat pelesapan karena banyak hal yang sama sehingga terlalu banyak kalau tidak dilesapkan

d. Kesimpulan:
Cara membuat penutup teks prosedur adalah dengan merujuk kembali ke hal-hal pokok yang disebutkan dalam pendahuluan dan ulang kembali dengan kata yang lain (sinonim) atau ucapan selamat atau memotivasi orang untuk melakukan. Ucapan selamat menikmati keindahan, kenyamanan, kelezatan hasil kegiatan yang dilakukan

1. Mencermati Struktur Teks Prosedur Cara Membuat
Cara Membuat Bubur Manado
StrukturKalimatKeterangan
TujuanMenu sarapan super sehat dan kaya serat. Penambahan singkong dan ubi ungu, selain untuk memperkaya warna dan gizinya, juga membuat tekstur bubur beras merah ini lebih pulen.Pengantar umum
sebagai penanda
apa yang akan dibuat/
dilakukan/ dan motivasi
Bahan dan
alat
Bahan-bahan
400 gram nasi merah
200 gram singkong, cuci, potong dadu
200 gram ubi ungu, cuci, kupas, potong dadu
2 batang sereh digeprek
1 ikat kangkung, cuci, petik daunnya,
rajang kasar
1 ikat bayam, cuci, petik daunnya
1 buah jagung manis, dipipil
1500 ml air
Memerinci
bahan dan
alat dengan
ukuran yang
akurat
Bubur Manado
Langkah
  1. Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan sereh. Aduk sampai bubur mengental.
  2. Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu.
  3. Angkat dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk
Urutan langkah secara rinci per tahap
PenutupMudah, murah, dan sekaligus sehat. Sarapan sehat dengan menu makanan tradisional yang telah
\ dikreasikan. Selamat mencoba!
Bagian lain penekanan
pada keuntungan dan ucapan selamat

2. Struktur Teks Prosedur Cara Melakukan Pekerjaan
StrukturKalimatKeterangan
TujuanSetiap orang harus memperhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri sendiri. Menjaga kebersihan diri tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya dengan kegiatan sederhana seperti mencuci tangan. Perlu diketahui bahwa penyebaran virus penyakit pertama kali bisa berasal dari tangan kita sendiri yang tanpa sadar telah memegang sesuatu yang kotor.

Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar? Berikut ini akan dipaparkan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Pengantar umum
sebagai penanda
apa yang akan dibuat/
dilakukan/ dan motivasi
Langkah
  1. Basahilah tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, kemudian tuangkan sabun ke telapak tangan, dua sampai tiga tetes.
  2. Gosoklah telapak tangan secara perlalan dengan gerakan memutar empat ruas jari tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian.
  3. Gosoklah punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya secara perlahan.
  4. Gosoklak telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari di masing-masing ruas jari.
  5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan tersebut dengan posisi tangan kiri di atas.
  6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan.
  7. Gosoklah telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan begitu juga sebaliknya dengan telapak tangan kanan.
  8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang.
  9. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu sekali pakai sampai benar-benar kering.
  10. Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup kran hingga air berhenti mengalir.
Urutan langkah secara rinci per tahap
PenutupDengan sedikit peduli mencuci tangan secara benar kita akan terhindar dari penyakit. Selamat menyongsong hidup sehat!penutup (bersifat pilihan, tidak wajib)
Dengan mengamati dua tabel tersebut simpulkan hal berikut!
  1. Bagaimana ciri bagian tujuan pada teks prosedur? Pada bagian tujuan berisi penanda apa yang akan dibuat/ dilakukan/ dan motivasi
  2. Bagaimana ciri bagian bahan dan alat pada teks prosedur? Pada bagian ini diperinci bahan dan alat dengan ukuran yang akurat
  3. Bagaimana ciri bagian langkah pada teks prosedur? Pada bagian ini disajikan urutan langkah secara rinci per tahap
  4. Bagaimana ciri bagian penutup pada teks prosedur? Pada bagian ini disajikan bagian lain penekanan pada keuntungan dan ucapan selamat

Mengidentifikasi Bagian-bagian Struktur Teks Prosedur
Bacalah kembali cara membatik dan cara mencuci tangan ! Tunjukkan mana bagian teks yang termasuk tujuan, bahan dan alat, langkah-langkah.

Teks 1 ( cara membuat batik)
StrukturBagian teks/ paragrafAlasan
TujuanProses pembuatan batik tulis adalah proses yang membutuhkan teknik, ketelitian, dan kesabaran yang tinggi. Batik sebagai warisan budaya yang agung perlu kita lestarikan. Dengan latihan yang tekun dan semangat melestarikan budaya, kita dapat belajar membuat batik tulis. Rincian bahan dan langkah membuat batik tulis diuraikan berikut.Pengantar umum
berisi apa yang akan dibuat
Bahan dan
alat
Bahan-bahan
  1. Canting (alat tulis lilin yang digunakan untuk menutupi pola dan motif batik)
  2. Pensil pola
  3. Kain mori putih (kain sutera atau kain katun)
  4. Lilin malam (wax)
  5. Kompor atau alat pemanas lilin malam
  6. Bahan pewarna kain
Memerinci bahan dan
alat
Langkah
  1. Siapkan kain mori/ sutra, kemudian buatlah motif diatas kain tersebut dengan menggunakan pensil.
  2. Setelah motif selesai dibuat, sampirkan atau letakkan kain pada gawangan dengan posisi melebar supaya mudah dibatik.
  3. Panaskan malam/ lilin ke dalam wajan dengan api kecil sampai malam/ lilin mencair sempurna. Untuk menjaga agar suhu kompor/ anglo stabil biarkan api tetap menyala kecil.
  4. Ambil sedikit malam yang sudah cair dengan menggunakan canting, tiup-tiup sebentar biar tidak terlalu panas kemudian torehkan canting dengan mengikuti motif. Dalam proses ini harus dilakukan dengan hati-hati agar jangan sampai malam yang cair menetes diatas permukaan kain karena akan mempengaruhi hasil motif batik. Canting untuk bagian halus, atau kuas untuk bagian berukuran besar. Proses ini bertujuan agar pada saat pencelupan bahan/ kain ke dalam larutan pewarna bagian yang diberi lapisan malam tidak terkena pewarna.
  5. Setelah semua motif yang tidak ingin diberi warna tertutup oleh malam/lilin,kemudian celupkan kainnya ke dalam larutan pewarna. Proses ini merupakan pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh malam. Sebaiknya, pencelupan dimulai dengan warnawarna muda, dilanjutkan dengan warna lebih tua atau gelap pada tahap berikutnya.
  6. Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering.
  7. Setelah kering dilakukan proses pelorodan yaitu dengan cara lilin dikerik dengan pisau, kemudian kain direbus bersama-sama dengan air yang telah diberi soda abu. Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan malam sehingga motif yang telah digambar menjadi terlihat jelas. Jika diinginkan beberapa warna pada batik yang kita buat, proses dapat diulang beberapa kali tergantung pada jumlah warna yang kita inginkan.
  8. Setelah kain bersih dari malam, dilakukan kembali proses pembatikan dengan penutupan malam, pewarnaan kedua, dan seterusnya. Begitu terus diulangi seperti proses sebelumnya sebanyak jumlah warna yang diinginkan.
  9. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke campuran air dan soda ash untuk mematikan warna yang menempel pada batik. Hal ini untuk menghindari kelunturan.
  10. Proses terakhir rendam batik dalam air dingin dan dijemur sebelum dapat digunakan dan dipakai.
Urutan langkah secara rinci per tahap
PenutupPerlu ketelitian dan kecermatan untuk belajar membatik. Meski agak
sulit tidak ada salahnya dicoba. Berkreasi untuk melestarikan tradisi
dan warisan nenek moyang kita.
Bagian lain penekanan
pada keuntungan 

Teks 2 Cara Mencuci tangan
StrukturBagian teks/ paragrafKeterangan
TujuanSetiap orang harus memperhatikan dan menjaga kebersihan, baik
kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri sendiri. Menjaga kesehatan ternyata tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya dengan kegiatan sederhana yaitu mencuci tangan. Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar? Berikut ini akan dipaparkan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Pengantar umum berisi
apa yang akan
dilakukan
Langkah
    1. Basahilah tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, kemudian tuangkan sabun ke telapak tangan dua sampai tiga tetes.
    2. Gosoklah telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar empat ruas jari tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian.
    3. Gosoklah punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya secara perlahan.
    4. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari di masing-masing ruas jari.
    5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan tersebut dengan posisi tangan kiri di atas.
    6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan.
    7. Gosoklah telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan begitu juga sebaliknya dengan telapak tangan kanan.
    8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang.
    9. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu sekali pakai sampai benarbenar kering.
    10. Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup kran hingga air berhenti mengalir
    Urutan langkah secara rinci per tahap
    PenutupMenjaga kesehatan hanya perlu beberapa menit dimulai dari mencuci
    tangan. Mencuci tangan sebentar, tetapi berbagai penyakit bisa kita hindari.
    Penekanan
    pada keuntungan 

    2. Menelah Urutan Teks Prosedur Sesuai Dengan Struktur
    Telaahlah kalimat-kalimat berikut! Berilah urutan angka pada kalimat-kalimat di bawah ini sehingga membentuk urutan langkah yang tepat untuk membuat biopori.

    Membuat Biopori
    UrutanKalimatAlasan
    1Pilihlah tanah di daerah sekeliling pohon.Langkah pertama adalah menentukan tempat dimana biopori akan dibuat
    2Buatlah lubang dengan cara melubangi tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 80-100 cm menggunakan linggis, bambu, atau alat pengebor biopori.Setelah tempat selanjutnya membuat lobang
    3Perkuat mulut lubang dengan semen sekitar 2-3 cm dan setebal 2 cm di sekelilingnya agar tanah tidak jatuh ke dalam lubang yang akan diisi sampah.Supaya tanah tidak masuk ke lobang mulut lobang perlu diperkuat
    4Isilah lubang tersebut dengan sampah dapur, dedaunan, pangkasan tanaman atau rumput, sampah kebun.Setalah lobang siap mulai diisi sampah
    5Isilah kembali dengan sampah jika volume sampah berkurang. Lakukan terus selama 1 minggu.Apabila volume berkurang segera isi  kembali
    6Ambil kompos hasil timbunan sampah setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan kembali lubang resapan biopori.Kompos diambil sambil pemeliharaan lobang biopori

    3. Memperbaiki dan Melengkapi Teks Prosedur
    Perbaiki teks prosedur cara membuat angklung dengan cara: (1) tambahkan bagian awal teks, (2) ubahlah kalimat pada langkah menjadi kalimat perintah, kalimat saran, kalimat larangan, (3) tambahkan bagian penutup teks prosedur, dan (4) perbaikilah penggunaan tanda baca/ ejaan yang kurang tepat.

    Membuat Angklung
    StrukturBagian teks/ paragrafAlasan
    TujuanAngklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang terbuat dari bambu. Cara memainkannya cukup mudah hanya dengan menggoyangkannya. Pengantar umum
    berisi apa yang akan dibuat
    Bahan dan
    alat
    Bahan-bahan
    1. Bambu dengan usia minimal empat tahun.
    2. Gergaji
    3. Pisau (runcing dan tajam untuk membuat rautan)
    Memerinci bahan dan
    alat
    LangkahLangkah pertama, siapkan bambu:
    1. Bersihkan batang bambu dari cabang-cabangnya, dan potong dengan panjang secukupnya.
    2. Ikat potongan bambu, lalu simpan dengan diangin-anginkan selama 1 tahun.
    Langkah kedua, siapkan rangka:
    1. Ambil batang bambu yang telah kering.
    2. Potong sesuai dengan tiang dan palang.
    3. Potongan harus diusahakan lurus dan menyiku dengan baik supaya hasil sempurna. bila bambu tidak lurus, saat digetarkan angklung membelok ke kiri atau ke kanan.
    4. Tata rangka secara lurus, agar saat digantung tampak rapi
    Langkah ketiga, buat tabung suara:
    1. Sambil batang bambu yang telah kering, perkirakan diameternya akan cocok untuk nada apa (semakin besar diameter bambu semakin rendah nada yang bisa dihasilkan).
    2. Potong bambu dengan panjang sesuai nada yang diinginkan (makin panjang tabung, makin rendah nada yang dihasilkan).
    3. Kupas bagian atas calon tabung suara sesuai dengan tinggi nadanya.
    4. Buat takik pada dasar tabung untuk mengait ke tabung dasar.
    5. Haluskan rautan tabung suara sampai suaranya mendekati nada yang diinginkan.
    Urutan langkah secara rinci per tahap
    PenutupUntuk melengkapi nada, buatlah beberapa angklung yang yang panjangnya berbeda. Cobalah memainkannya bersama teman-temanmu. Selamat mencoba.Bagian lain penekanan
    pada finishing